Selasa, 09 Juli 2013

The last "I love you" | chapter 2

*****************************************

"Aly?" Panggil Niall lalu menghempaskan tubuhnya ke sofa. Yep. Dia baru saja pulang dari pekerjaannya menyanyi di depan seluru perempuan yan berteriak-teriak.

"Apa?" Tanyaku.

"Besok kau mau ikut,gak?" Tanya niall. Aku mengerutkan keningku.

"Kemana? Kebetulan besok aku libur" Ucapku. "Kau mau kubuatkan coklat panas?" Tanyaku.

"Bertemu dengan boyband-ku. Kau ini bodoh atau apa? Cuaca panas begini, ingin membuatkan-ku coklat panas?" 

"Bertemu dengan boyband-idiot- itu?" Tanyaku. Niall berdiri dari sofa

"Ya, setidaknya,gak, seidiot dirimu,kan?" Ejek niall. "Mau,ya? Aku hanya ingi mereka tahu kalau aku mempunyai adik yang cukup cantik. Ingat, cukup. Bukan sangat"

"Baiklah. Lalu setelah pulang dari tempat itu kau harus mengajak-ku makan di restoran italia. Aku terima" 

"Ugh, baiklah"

*****************************************


"Apa kau sudah siap?" Tanya Niall di depan pintu kamarku. Aku mengangguk. "Bagus. Kalau begitu,ayo!" 

"Bagaimana jika aku mengajak temanku?" Tanyaku. "Boleh,ya?" Aku memasang puppy face didepan niall.

"Whatever. Jangan pernah memasang muka-sok-imut itu di depanku" 

"Baiklah. I love you niall" Ucapku lalu menelpon Carol. 

"Hi,Carol. Mau ikut gak?" Tanyaku setelah Carol mengangkat teleponnya.

"Kemana?"tanya Carol. Setelah aku bilang bertemu dengan One direction, dia setuju. 

"I'll pick you"


Setelah menjemput Carol, kami berangkat menuju tempat dimana para Idiot itu berkumpul. 

"Sudah sampai" ucap Niall lalu mematikan mesin mobil. "Aly,Carol, Ayo turun" 

"Sopan banget,tumben" Kataku. "Jangan-jangan karena ada Carol,ya?" Aku memainkan alisku keatas-kebawah. Muka niall memerah.

"Ah,tidak. Sudahlah cepat turun" Kata Niall.

*****************************************

"I'm Zayn Malik. Glad to know you" Ucap lelaki berambut hitam didepanku. DEG. Jantungku serasa mau keluar dari tempatnya. 

"I'm Alyson"Ucapku lalu menatap matanya. Hazel. Indah sekali. Aku terus memegang tangannya. Menatap matanya yang-indah- sekali menurutku.

"Aly. Lepaskan peganganmu dari orang Idiot yang ada di depanmu. Jatuh cinta pada pandangan pertama,huh?" Goda niall. Membuyarkan lamunanku. Apa yang baru dia bilang? Fall in love?

"Apa?" Tanyaku lalu melepas tangannya. "Ugh,sorry,Zayn" Ucapku.

"Hahaha,it's ok" Ucap Zayn tertawa.Kill me now. Suaranya itu, indah sekali. 

My little sister is fallin' love, fallin' love, fallin' love" Goda niall lagi. 

"Bisakah kau diam,Niall Idiot Horan?" Tanyaku. Hmm.... Siapa bilang aku jatuh-cinta dengan Zayn Malik? It's impossible.

Setelah pertemuan yang membuat pipi-ku memerah itu, kami menonton berbagai macam film. 

*****************************************

From: unknown number

Hello-Z

Aku menekan beberapa tombol di hp-ku dan membalas 

To: unknown number

Who's this?

Tak lama kemudian handphone-ku bergetar tepat ketika Niall masuk ke kamarku sambil memakan Chips nya.

From: unknow number

Zayn :)x

Aku membalasnya lagi dengan "Oh,Hi,Zayn"

Tak lama kemudian niall angkat bicara setelah menelan habis-habis bungkusan potato chips-nya 

"Sms dari siapa,tuh? Zayn?" Tanya Niall. Gotcha! Tebakannya benar. Mukaku memerah,kurasa. "Kau jatuh cinta dengan anggota Idiot. Bagaimana bisa?"

"Aku,gak, jatuh cinta,kok. Jangan sok tahu!" 

"Aly?" Tanya niall dengan nada serius. "Apa Carol single?" Saat niall mengatakan itu, aku tertawa lepas. 

"Of course. She's single. Fallin' love,huh?" Selidikku

"I don't know,Aly. Kamu mau bantuin aku?"

"I'll try,niall. Besok aku akan mengatur semuanya"

*****************************************

Pagi ini, aku akan membantu Niall berkenalan dengan Carol. Dia jatuh cinta. Lucu sekali,kan? Seorang niall bisa jatuh cinta padang pandangan pertama. Bagaimana denganku? Zayn? Aku hanya kagum melihatnya.

Sebelum menelepon Carol, aku membuat Waffle terlebih dahulu. Dad, kemarin dia tidak pulang. Zac, dia masih tertidur di kamarnya. Niall? Dia berada di sampingku.

"Hello,Aly" Sapanya dengan senyum yang cukup manis.

"Hello, Big brother. Hmm... Kau bukan Kakakku,kurasa. Seharusnya, seorang kakak itu memasakkan adiknya makanan, melindunginya. Hfftt.... Kenapa aku punya kakak seperti ini ya tuhan?" Ucapku dengan muka memelas.

"Aku ini memang kakak yang baik. Yang mengenalkan adiknya dengan seorang lelaki tampan tetapi idiot" ejeknya.

"Kurasa dia tidak idiot,Niall. Kau lebih idiot daripada Mr. Bruce" ucapku. Mr. Bruce, dia adalah guru sejarah di kelasku. Menurutku, dia idiot. Memberikan beribu-ribu tugas dalam 1 bulan.

"Biasanya, orang jatuh cinta itu seperti-mu. Eh, bagaimana dengan,hmm.. Yang itu?" 

Aku tertawa. Mukanya lucu sekali "Baiklah akan aku telepon dia sekarang" 

Tak lama setelah itu aku menelepon Carol. Dering ke 3 baru dia angkat.

"Hai Carol. Aku ingi mengajakmu ke Taman kota. Kau mau tidak"

*****************************************
To be Continued

: maaf kalo gak nyambuny. Ide mentok banget._. Maaf juga kalo pendek._.

Senin, 08 Juli 2013

The Last "I Love You" | Chapter 1 :) x

idk i woke up early this morning.
aku memakai kacamata ku dan keluar untuk melihat siapa saja yang sudah bangun. oh yeh, im living in this house with ma dad, dan juga adik dan kakakku. I'm the only girl in this house lol. aku mash duduk dikelas 9 middle school. "alyson? udah bangun? tumben" ayahku, john, memang ajar kalau heran pukul segini aku sduah bangun "yeah dad, i dont know why" ayahku menaruh pancake buatannya di meja makan tempatku duduk sekarang. aku segera mengambil sendok dan garpu untuk segera mencicipi pancake itu. and it tasted so awesome. "dad, you made a nice-tasty-pancke! haha kurasa kau harus membuatnya setiap hari, kalau aku, niall, dan zac tidak bosan" aku mengambil sedikit lagi saus stroberi untuk pancake perfect tasted ini. "yeah, aku akan membuatkan lebih banyak pancake untuk kalian" semenjak mom pergi meninggalkan kami untuk selama-lamanya, dad sering membuatkan kami sarapan lezat sperti pancake dan makanan lainya. but this pancake is the awesomest pancake he ever made! "oh, hey alyson, dad! what food you made for us? IS THIS FUCKING PANCAKE? OHGOD THANKS DAD!" niall datang dengan wajah sleepy lalu berubah menjadi sumringah stelah melihat apa yang dibuat oleh dad untuk kami. "yeah, anything for my 3"  he winked at niall and asking where zac is, zac is my younger brother hes 3 years younger than me. "hes still sleeping, you know, dia kan kalo tidur kayak kebo" lol memang zac kalau tidur sangat lama. slesai menghabiskan pancake-ku, aku naik keatas untuk mandi dan bersiap untuk sekolah. my bestest friend, carol, akan menjemputku pukul 7 pagi. bukan menjemput, kami memang suka mengengerndarai sepeda kesekolah, bersama sama. saat aku sdah siap dan turun untuk nyamperin carol dibawah,  aku melihat zac, niall dan dad juga bersiap-siap. aku pamit ke mereka untuk segera berangkat. aku dan carol riding our bike to jason's house, sahabat gue sama carol jugaa. "jasonn! im heree! go down and lets go to school its 7.15 am now!" carol teriak dari depan pagar rumah jason. "im comiingg babyyy" haha yes, kami bertiga memang sudah sangat akrab. Im single now, caol is single, and jason is taken by someone fabulous named clinton. she's just awesome, dia dancer, lebih tepatnya modern dancer bukan dancer tari daerah. aku dan carol senang berteman dengan clinton karna dia juga pengertian, kalian tau, aku dan carol sudah seperti pacarnya jason but she never send hate to us.  mungkin udah biasa juga sihya, walaupun awalnya clinton agak risih dengan kehadiran aku dan carol.  damn, i hat phisics as hell. im bad at this subject but im good dalam pelajaran lain. aku termasuk salah satu gitaris disekolah ini, and im proud of it. kalau  lagi jam istirhat kayak sekarang, kita ngumpulnya jadi berempat. ditambah di clinton, jason's girlfriend here. "pesen apanih? agak laper gue" tanya jason kepadaku dan carol. heck yeah, you always hungry. hungry everywhere. "i dunno, spaghetti would be great, maybe?" "yes, 4 spaghetti for us. haha" jason memesan 4 spaghetti untuk kami. aku mengeluarkan iphoneku dan melihat twitter. damn, i hate being niall horan a.k.a niall one direction's sister. his fans always ask me something about niall and im just silent. suddenly pas lagi liatin twitter, sekilas aku melihat anderson, my ex-boyfriend is sitting beside a girl. i dont know this feeling but, it feels so sick. tibatiba ingatan tentang anderson lewat dalam pikiranku, berputar seperti flashback movie, and that sweet moment will never be forgotten. tanpa terasa, sebutir air mata jatuh di pipiku. melihatku menghapus air mata, serempak mereka bertiga melihat kearahku dengan bingung. "what happened, dude? kok nangis?" tanya carol. "noprob. just feeling sick" aku berkata sambil mengarah ke tempat duduk anderson. aku yakin mereka bertiga mengerti apa yang aku maksud sekarang yang membuatku menangis. hanya sebutir airmata, bukan sebaskom. 





continued to part 2, I'm just losing my idea for this or i just lazy to write it haha lol
@yoanovafajarani

Sabtu, 25 Agustus 2012

1DSS 3.


1DSS  (@YoanovaFajarani) ;]

“Elishaa! Ayo berangkaat!” teriak krisan dari depan rumah. Krisan.  Fharia Quiny Krisanti. Sahabat gue dari kelas 7 SMP sampe sekarang kelas 11. Gue, Elisha Putri Pasha. Kami memang sering berangkat bareng, jalan bareng, kemana-mana bareng. Pokoknya sering  bareng-bareng deh.
Krisan udah nunggu depan rumah seperti biasa. Ke sekolah bawa sepeda berdua sama gue. Seperti biasa, gue telat bangun dan masih siap2 dengan seragam osis. Thanks god, it’s not Monday.
“eh krisan, tunggu ya nak, si lica masih siap2. Sabar ya, kebiasaan emang suka telat bangun” Lica. Panggilan gue dirumah.
“ehehe iya tante, udah biasaaa. Hahaha”
“HAY. Aku siap aku siaap~ *gaya spongbop*”
“maa. Aku berangkat ya. Papa udh berangkat ya?” ujar gue sambil ciuym tangan mama.
“iya, kamu sih bangun telat.”
“hehehe”
“yuk tante, berangkat dulu yaa. Byeee” pamit krisan ke mama sambil goes sepeda.
“lisha. Kalo lo bangun telat terus, bias encok gue nungguin lo-_-‘ protes krisan. Okesip.
“yaelah, sekali doaang kris.” Ujar gue santai. Eh,ups. Tunggu dulu. Gue rasa gak Cuma sekali deehh…………
“SEKALI LO BILANG?!!”  tuhkaannn. Krisan pasti ngomel..
“iyadeh, maaf. Gak lagi kook”
-skip-

Gue dan krisan sekolah di Tunas Nusa International school. Sebenernya disini ada cowok famous, wanted boy gitu. Gue juga sih suka sebenernya sama dia. Namanya Louis. Louis Tomlinson. Anak boyband di TNIS yang terkenal itu. One direction. Alias 1D. yap, walaupun mereka wanted boys semua, gue nyantol di Louis. Entah kenapa, ada yang beda aja sama Louis. Banyak yang udah nembak, semuanya ditolak. Gak kebayag deeh. Gue sih gak berani nembak, Cuma gue sering bikin surat gitu yang isinya rasa gue ke Louis. Gak pernah gue kasih, gak punya nyali. Haha.

“lish, si Louis mau lewat sini deh kayaknya. Nyender di tembok situ yuk” ajak krisan. Krisan memang sobat guee <3
“yuk” gue dan krisn nyender disitu.
Gak lama, Louis dan 4 orang lainnya lewat depan gue dan krisan. Mati cooy. Jantungan gueee <3
Pas mereka udh lewat dan mulai agak jauh, gue teriak.
“AAAAAAAAAAAAAAA GILAAAAAA SUMPAH STRESSSS” teriak gue.
“ssstth lo berisik sumpah.”
“eh gila lo kris, ganteng parah. Kece. Wangi parfum khasnya gitu gilaaa mana dia senyum pula aasdfghjklkjhgfdsa”
“iya, si zany juga kece iihhh” ujar krisan sambil menerawang layaknya professional imaginer. Eh, no. itu fakta. Krisan memang suka berkhayal. Bisa dibilang, professional imaginer. Itulah bakatnya-_-v
“eh kris, masuk yok. Bentar lagi bel” ajak gu eke krisan.
“okelah. Yuk”
Perlu gue jelasin, gue dan krisan sekelas sama Niall, temen satu band-nya Louis. Dia udah beberapa kali nembak gue, gapernah gue terima. Gue banyak dapet bullyan, ya entah yang envy lah atau kesel lah. Tapi sampe sekarang, niall belum nyerah. Haha </3
“Licaaa” panggil niall. “paansih lu, sok akrab dih iyuh” gue gak nge-gubris panggilan niall dan langsung narik krisan ketempat duduk. “lish, istirahat kantik bareng yook” ajak niall.
“males ah, gue sama krisan.” Tolak gue. “yaaah. Yaudah deeh L” niall langsung pergi dengan muka cemberut berlipat 3456787654 lipatan. Super kusut.
“lish, gak keterlaluan?” Tanya krisan. “bodoah!” gak lama dari itu, ada segerombolan cewek nyamperin gue sama krisan. Menel iyuh kamseupay, pens bilang.
“eh lu, menel taugak. Niall idol ague udah ngejer2 lo sampe jungkir balik gitu gak lo ladenin juga?! Gak bersyukur taugak! Dari sekian banyak cewek mau jadi pacarnya, sedangkan lo sia-siain gitu aja?! Bitchie!” oke lu lebay woy. Lebaaaayy.
“ambil aja sonoh” jawab gue singkat dan langsung duduk di bangku gue. Gue sma krisan dudukagak jauh, beda 2 barisan.
-skip istirahat-

“kris, temenin gue ke taman yuukk” ajak gue ke krisan.
“yaah lish, gue laper” protes krisan.
“ambil nih, gue bawa sandwich. Males makan buat lo aja mbul.” Tawar gue ke krisan. Lol.
“ihiiy baik deh. Oke bentar”
Krisan ke kelas ambil bekal gue dan kita langsung cabut ke taman. Tumben taman sepi. Oiya gue ke taman bawa surt cinta gitu. Tapi gak akan gue kirim, Cuma mau ngasih tau krisa doang <3
-Sampe di taman-

“tumben ya lish, sepi nih” jar krisa.
“baguslah. Gue mau nunjukin sesuatu ke elo” ujar gue.
“apaan?” Tanya krisan penasran.
“surat gue buat Louis yang gak akan pernah terkirim.” Ujar gue mantap. Gue ambil surat itu dari kantong. Gue buka kertas pink itu. Gue tunjukin ke krisan.
Krisa baca suratnya serius banget iyuh.
“daripada lo pendem gitu aja, mending lo kasih tau.” Ujar krisan sambil ngambil posisi mau buang kerts itu kebawah. Ke lantai bawah sekolah. Mampus.
“EEEHHH MONYONG LU JANGAANNN!” too late. Udah di jatohin. Mampus deh, nasib gue bagimane iniihhh? Upay lu krisaannnn!
“cepetan ambillll!!” ujar gue panic.
“lu aja”
Gua langsung berlari ke bawah ngambil itu surat sebelum ada yang baca. Sambil nurunin tangga, gue smabil baca mantra2 apatah gitu doa biar surat gue gada yang baca aduh kambing tu si krisan sumpah.
Pas gue kebawah ternyata……………….
Ternyata……………………………………….
Ternyataaaa!.........................................
*Drum Roll*
SU-RAT-GU-E-DI-PE-GANG-SA-MA-LOU-IS-TOM-LIN-SON.

Aduh ini gimana nasib gueeee!
“lo nyari apa?” Tanya Louis.
“nyarii… eh ganyari apa-apa kok.” Jawab gue bohong.
“gausah bohong” jawab Louis datar.
“lo nyari ini? Ini surat dari lo kan?” Tanya Louis ambil megang surat itu. Damn!
“idih bukan. Darimana lo tau itu surat dari gue? Gada namanya kan?” Tanya gue
“gada namanya? Elisha putrid pasha? Ada namanya di pojok. Namalo kan?” Tanya Louis.
“idih bukan. Upay lo, sok tau” jwab gue deg-degan. Aduuuh mampus eyke bias mati mimisan gueeee T_T
“lo mau jadi pacar gue?” Tanya Louis. Ini apaan sih?-_-
“kagak…eh iya.. eh enggak kok!” jawab gue cepet.
Binatang. Keceplosan gue.
“oke gue terima. Kita pacaran”
OH.
MY.
GOD.
KILL.
ME.
NOW.
GOD.
AM.
I.
DAYDREAMIN?
“kenapa bengong?” jawab lou sambil ngerangkul gue.
“eh..um. gapapa kok J

Dari koridor atas banyak yang ngeliat sinis gitu ke gue. Idih, sirik lupada.
-skip-
Pulang sekolah, gue kerumah krisan. Gue certain semuanya dari awal.
“tuhkaann, kalo suratnya gak gue buang gak akan lu jadi pacarnya Louis ka? Berterimakasihlah kepada gueeee” dengan bangganya krisan ngomong gitu.
“iyadeeh. Tapi gue mash ragu loh sama Louis. Banyak cewek lebih baik dari gue gak ada yang di terima, gue diterima. Bahkan sampe sekarang gue belom sms-an sama dia” keluh gue. Jujur, gue sih emang ragu. Apa jangan2 gue Cuma dijadiin tameng ajaayah? Haha </3
“janga ngatif thingking dulu deh lish, siapa tau dia beneran cinta sama lo” ujar krisan.
“iya yah. Semoga deeehhh”
-17.30pm-
“krisaannn. Gue pulang yaaaa” pamit gue ke krisan
“oke, babaayyyy”
Gue langsung ambil sepda gue dan pulaannngg~
-skip besok disekolah-

Gue lewat bareng krisan. Tiba2 ada segerombolan cewek nyegat gue sama krisan.
“eh lo. Asal lo tau ajaya. Louis itu gak beneran cinta sama lo, lo Cuma dijadiin tameng supaya dia gak digangguin cewek2 lagi. Ngerti gaklo?!” ujar cewek itu. Anjiirr T_T</3
“sirik mba?” Tanya gue.
“gausah nyolot lo!” cewek itu langsung dorong gue ke tembok. Tiba2 louisd dating.. pahlawankuuuuuwww~
“gausah gangguin pacar gue. Sekarang mending lo pergi deh.” Ujar Louis tenang.
“alah, lo tuh gak beneran cinta kan sama elis? Gausah munafik!” cerca cewek itu. </3 I’m brokeennnn do you hear meeehhhhhhh?????!
“perlu bukti?” Tanya Louis.
Tiba2 louis ngangkat dagu gue, kita hadep2an gitu, terus makin deket. Terus bibir kita ketemu. Louis nyium bibir gue. Bibir gue. Entah kenapa, gue bales ciuman itu.
“cukup?” kata Louis ke cewek menel itu.
“errrrr!” cewek itu langsung pergi.
Lohkok……………….si Louis juga ikut pergi? L
Gue sama krisan diem2 ikutin Louis.
Dia ke ruag band.
Dia manggil 4 orang lainnya.
“tadi gue ciuman sama elissha” uajr Louis. Gu sama krisan nguping.
“lo gak beneran suka sama elisah kan lou?” Tanya niall.
“tenang jaa, Cuma gue jadiin pelindug doing. Biar cewek2 pada stop gangguin gue. Haha” jawab Louis.
Once again. I’M BROKEN DO YOU HEAR MEEEEHH???!! </3
“lisha!” bisik krisan
“cukup kris. Cukup. Gue gamau gini terus. Gue harus lupain Louis.” Ujar gue bertekad.
“gue dukung lo appaun kemauan lo kok J” jawab krisan.
“thanks sob.”
Hari demi hari terus berlalu. Gue cuekin Louis sampe dia bingung sendiri. Gue harus lupain dia. Gue udah bertekad dalem hati. Dan gue juga udh mutusin Louis. Niall yang selama ini justru nenangin gue. Gue, krisan, niall justru sahabatan sekarang.
Niall nyaranin gue nganggep Louis itu cicak. Karna gue takut cicak._. jadi gue pengen jauh2 terus dari Louis. Lol.
Gak kerasa, 4 bulan udah berlalu. Hati gue bilang, gue udah move on drai Louis. Tapi mata gue, ke Louis terus. </3
Pas gue lagi makan bertiga krisan dan niall di kantin. S Louis nyamperin gue. Niall sama krisan disuruh pergi. Dih, buat apaan coba. Upay lu lou </3
“mau apalagi?!” Tanya gue.
“lo kenapa jauhin gue?” Tanya Louis tenang.
“gue udah tau semuanya. Gue udah dneger omongan lo samaa anak2 lain pas di ruang band. Gue tau lou, gue emang gak sesempurna cewek2 lain. Gue tau itu. Gue sadar. Gue gak sebaik mereka, gak secantik mereka, gak seterkenal mereka. Tapi gue masih punya harga diri lou, gue juga gamau kalo lo giniin gue. Cuma jadiin gue tameng. Biar cewek2 lain pada berhenti nembakin lo. Fine, cinta gue emang gak akan terbalaskan. Thanks, bye” jelas gue panjang lebar. Pas gue mau pergi, si Louis narik tangan gue.
“tunggu. Oke gue akuin gue salah. Gue tau itu. Itu dulu, 4 bulan yang lalu. Sekarang gue sdar gue salah ambil keputusan. Gue sadar gue sekarang cnta sama lo, gue syang sama lo. Gue gak mau manfaatin lo lagi. Be mine please? Gue janji gue gak akan kecewain lo lagi. Please, gue janji.”
Gue liat mata niall ada ketulusan. Gak ada kebohongan. Apa harus gue terima? Gue gamau disakitin lgi.
“please lish” ujar Louis.
“iya gue mau. Tapi janji, jangan sakitin gue please L” mohon gue.
“PROMISE!”
Louis nyium kening gue.
Dan mulai sekarang gue sama Louis beneran pacaran.
-T H E  E N D-




writen by : @YoanovaFajarani.
no copy baby! <3

Kamis, 21 Juni 2012

Short story 2 :)

Hallo :) Sekali lagi minta maaf bikin short story gak ngelanjutin GLS :'P wkwk maaf maaf. Oke lanjutt!! Hey, gue Raila Putry Karhissa. Biasa dipanggil lala. Gue kelas 11 di Pasific Internasional School. Oke lanjut. Pagi ini kayak biasa gue kesekolah bareng Mila naik sepeda. Bike to school. Lebih ramah lingkungan! B-)  "LALAAA!!" panggil mila dari bawah. "sabar mila, iya iya gue turuuunn!" akhirnya tanpa basa basi gue langsung turun. "mom, dad aku sekolah yaa. Baay" *cium mom-cium dad*  "oke hati hati ya! Dadaah" ujar papa gue. Mom hanya tersenyum. Gue ambil sepeda gue dan ciuusss temuin mila. "woy kebo gue tungguin dari jam setengah 6 belom siap juga?! Kebo lu! Cantik cantik keboo!" carcian dari mila datang bertubi-tubi. Mila mulai menaiki sepedanya sambil membetulkan posisi kacamata-nya. "lo galak amat sih. Forgive me puhlease? Tadi malem begadang aiih. Hehe" jawab gue sambil naik sepeda "yaudah ayok. Berangkat" Akhirnya gue dan mila berangkat ke sekolah B-)  Sampe sekolah niih. Oiya, disekolah ada yang gue taksir. Namanya Harry. Harry Edward Styles. Rambutnya agak keriting, tinggi, matanya hijau, pinter dance, pinter nyayi, kapten basket. OMG PERFECTLY PERFECT! "woy lo melamun aja ih!" good. Mila berhasil ganggu lamunan gue. "ah elu mikirin harry muluuuu" ejek mila. "diem lu ah. Gabisa liat sahabat seneng. Wee :p" ujar gue. "seneng kok seneng sini deh aku cium muah muah" mila geli ih udah deh "gak lucu lo! Udah ayok ke kelas!"  Gue dan mila langsung parkir sepeda dan ke kelas. Oiya kelasnya harry sama kelas gue sampingan.  -skip- "eh mila milaaa! Sinii" panggil gue ke mila.  "paan sih lo berisik tau gak?!"  "itu si harry. Ih gila ya kece banget tuh. Nonton dia basket yuk?" ajak gue ke mila. "hmmm......"  "AH KEBANYAKAN MIKIR LO UDAH CEPET IKUT GUE! LO JUGA KAN MAU LIAT SI ZAYN YA AYOK LAH CEPET!" gue langsung narik tangan mila ke lapangang basket indoor sekolah. "gila si zayn kece parah ih!!!" mila tiba2 teriak kenceng parah di lapangan. Mampus. Mati. Mana lapangan sepi. Tiba2 si zayn nengok nyari sumer suara. MILA MALU MALUIN IIHHH "hey" zayn mampir ke bangku gue dan mila. "h-h-he-he-hey!" jawab mila gugup. "lo yang ngomong gue kece tadi ya?" tanya zayn. JACKPOT. tepat. "i....Iy-"  "BUKAN! BUKAN DIA!" gue langsung nyamber aja tuh. Ah malu maluiinnn >:O "hah? Yakin lo?" tanya zayn Ih gak penting banget deh kepo si zayn ih. "iya sueer" ucap gue sambil nunjukin jari tengah dan jari manis gue. Tiba-tiba si harry dateng juga. ADUH MAMPUS GIMANA NIHA DUDU TAKUT PINGSAN TIBA TIBA NIH GUAAAA MATIIIIIIIIIIIIKKKK "ada apa sih?" tanya harry "oh. Em. Ga-gak-gak ada apa apa kok. Hehe" jawab gue. "ini nih tadi ada yang bilang 'aduh gila zayn kece banget' tapi dia gak mau ngaku!" tuduh zayn. Ah tokay. Gue udah bilang gak ada apa apa eh si zayn gak kompak. Kamfreett "kata si lala gak ada apa apa?"  OH MY HARRY AM I DREAMING HARRY TAU NAMA GUEE? "eh. Em. Eh iya itu tadi gue yang bilang" tiba2 mila nyaut. GILA FRONTAL BANJET IIIHHHHH "kan bener elo yang bilang." "so? Happines for you. You happy now?" tanya mila ke zayn. "yes ofc. Gue emang kece" ujar zayn pede. Tibatiba.... Tiba tiba... Tiba tiba... Tiba. Tiba... Tiba.... Tibaa... ZAYN NYIUM PIPI MILA!  Mila bengong. Cengo. Mangap. Mil awas ngences-_-V Harry cengo. Gue cengo. Mila apalagi.  "ayok lanjut latihannya" ujar zayn. aaaaa gue envy! Coba aja harry :"(  "mil....." panggil gue. Tatapan gue lurus ke depan. "iya la? Ada apa?" mila masih cengo. "itu tadi yang nyium pipi lo zayn malik?" tanya gue "bukan la itu sukimin tetangga gue"  "oh. Gue kira zayn mil"  "OMG BLOON YA ITU ZAYN LAH LO TELMI BANGET SERASA MAU TAU GAK TADI ITIU GUEE" suara mila pelan tapi memberi tekanan. -Skip- Gue ngecek iphone ada sms dri nomor tak dikenal. From: Unknow number -hey, i just want to say good Night. Good night sweety- OMG GUE PUNYA SECRET ADMIRRER! *okemaaf* gue jawab aja To: Unknow number -yes thanks. GNight for you too. Btw, who are you?- Karna ngantuk gue putusin untuk tidur aja. ZzZzZzZ  -Skip pagi- "LALAA AYOO!" teriak mila "ayoo"  Gue pamit ke mom-dad dan langsung capcus kesekolah sama mila. Pas udah sampe sekolah, gue dan mila dikejutkan dengan kehadiran sosok cowok yang beridiri depan pintu kelas gue dan mila.  Z. H. ITU ZAYN SAMA HARRY OMG DREAM AGAIN? Mila seakan bisa baca pikiran gue, dia langsung gandeng tangan gue ke kelas. Pas gue sama mila mau masuk ke kelas, dicegat. "hey raila, for you!" ujar harry sambil ngasih amplop. "oh, thanks." ujar gue Mila juga dapet dari zayn.  "apaan sih mil isinya?" tanya gue ke mila pas mereka udah pergi. "gue buka ya?"  "buka aja"  Mila buka amplop itu dan isinya undangan. UNDANGAN ULANG TAHUN HARREEHHH!! "HAH MILAA!!!"  "lalaa!" "mati pulang sekolah temenin cari kadoooo!" ajak gue ke mila "iya iya ayook"  -skip di mall- "beliin apa ya mil? Bingung niih" tanya gue ke mila. "sepatu aja kali ya?" usul mila "iya deh. Lo ngasih apa?" tanya gue kemila "kasih boneka barbie!" jawabnya asal. "so funny"  Gue dan mila langsumg cari2 kado di toko cowok. Akhirnya gue dapet sepatu basket, mila kasih kemeja. ukurannya kirakira aja pula. Wkwk semoga cocok. "makan yok laper" ajak mila "yuk marii" Gue dan mila langsung makan di foodcourt. Pas lagi makan, tiba tiba gue liat bayangan harry, zayn, louis, niall, liam lagi di foodcourt juga. "mila liat ke belakang elu mil cepet" ucap gue tertahan. "HAAAP! itu beneran? Gue gak salah?" "enggak mil enggak"  Eh tiba tiba "eh, kitorang gabung ya!" ujar harry "eh. Emm boleh. Silahkan"  -skip besok malem- Gue sama mila udah di pesta ultah harry.  "hey la! Mil! Ayo masuk!"  Mposs. Harry ganteng parah. Jas putih, kaos, jeans, sneakers. OMG. "oh em iya makasih. Ayo mil"  Gue sama mila ikutin harry. Pas di dalem apa zayn. "hey mila. Ikut gue yok ke taman" ajak zayn ke mila.  Aa envy :"  Eh, tanpa disadari gue cuma berdua sama harry. Tiba2 harry megang pinggang gue. "ikut gue yok? :)" mpossh senyumnya meleleh gueee "iya. " gue ikutin harry "dia ngajak gue ke backyard rumahnya. "bagus kan? Kita bisa liat bintang disini" so sweet harry :") "iya. Kamu, eh elo suka malem2 kesini ya?" tanya gue sedikit gugup "iya. Aku suka liat bintang disini" ih harry jadi aku-kamu u,u "hmm"  Hening sebentar. "la" panggil harry. Aduh degdegan niih "iya harry? Kenapa" tanya gue "kamu cantik banget. Kamu natural" puji harry aduuuh terbang nih. Untung malem gak keliatan pipi gue merah bgt pastiiihh "em? Makaasih ya" tiba tiba harry udah rangkul gue "i love you. Dari pertama aku liat kamu di indoor aku udah tau kamu itu baik. Cantik. Gak jaim. Aku tau ini terlalu cepet karna kita baru kenal, tapi promise me, aku cinta sama kamu"  DEEPP. WHAT?! "hah?"  "be my girlfriend?" harry megang dagu gue kayak ngarahin muka gue ke muka dia. "emm... Yes" jawab gue "thanyou sweety"  Harry megang dagu gue, deketin mukanya ke muka gue. Deket banget. Harry nyium bibir gue. Pertama kali gue dicium di bibir. He's a good kisser. Dia lepasin ciumannya.  "yang sms kamu itu aku" katany "ah? Ahahahaha" gue ketawa "hehe"  Tiba tiba.. "EKKHHMM PEJE DUUMMBBZ" zayn dan mila udah di belakang. "ih paansih" gue jadi malu. "eheehe, kalian gimana?" tanya harry "she's officialy my girlfriend"  Zayn nyium pipi mila. HAHAHAHA MAAF YA KALO GAK NYAMBUNG! GUE TAU KOK INI GAK NYAMBUNG! HAHA TAPI INI HASIL KARYA SENDIRI. NO COPAS KAY?

Jumat, 08 Juni 2012

GreysonLoveStory #9

jadi harry itu dion!  Ih beneran apa enggak ya u,u Udah ah disekolah gue diem aja. "woy karin!" ih tisa ganggu gue ngelamun deh ih-_- "apalo?!" "hehe, ngapain lo melamun gitu? Eh iya rin, si harry itu mirip dion yang dulu itu loh rin. Haha" ujar tisa. NAH! bener nih si harry itu dion! U,U  "iya Tis, gue udah tau. Gue kan liat foto gue sama dion itu kemarin pas skype-an sama grey" Tiba2 hape gue bunyi. Siapa nih yang nelpon. Ah nyokap-_- 'Hey mom' 'hai karin! Gimana sekolahnya' 'bagus. Mom kapan pulang?' 'bulan depan mungkin' 'okedeh, eh aku mau sekolah dulu mom, bye!' 'bye' "ayo rin berangkat!" ajak tisa Tanpa ba-bi-bu gue langsung masuk mobil karena ini setengah tujuuuhh!! *skip* Sampe dikelas udah rame, ada si dion, eh, harry juga -_-  Gue langsung jalan ketempat duduk gue dan langsung duduk. Gue langsung keluarin novel gue dan baca. Tiba-tiba "karin?" harry manggil gue. Jleb. "ya?" jawab gue. "lo suka baca novel ya?" tanya-nya "iya. Kenapa memang?" gue udah sedikit lembut sama harry. "dulu gue punya sahabat pas SD. Dia mirip sama lo. Suka baca juga pula" ucapnya. Jleb. Itu gue, itu memang gue ry, gue karin.   "oohh hehe" gue cuma jawab gitu. Padahal dalem hati udh berkoarkoar. Bel masuk bunyi.  *skip* maaf kebanyakan skip :(  Gue mikir, si hrry itu ganteng juga ya u,u eeeeh greysooonnn!! Gue dikamar memutuskan untuk nelpon greyson.   *OnThePhone* 'grey!' 'ya karin? Gimana harimu?' 'not too good. You?' 'disini masih pagi, aku belum banyak beraktivitas' 'oiya, aku lupa haha' 'Huu! Eh, mom kamu kapan pulang? Sayang aku gak bisa ketemu mom kamu, aku lagi di paris :(' 'cmon grey, jangan sedih gitu dong. Gak papa kok' 'hehe, si tisa apakabar?'  'baik grey, mau ngomong?' 'gak usah. Hehe' 'oke. Eh grey,udah dulu ya! Love u, bye!' 'love u more, bye!' Telpon ditutup. "Kariiinnn! Main sepeda yok!" ajak tisa "oke! Bentar gue ambil sepeda!"  "gak pake lama!"  Gue langsung ke garasi ngambil sepeda.  Setelah siap, gue sama tisa main sepeda keliling komplek. Sekalian cai makanan buat nanti sore. Pas lagi asik-asik nyari makanan, tiba2 gue ngeliat cowok rambutnya agak ikal, tinggi, HARRY! ITU HARRY! "Tisa tisaaaaa!! Itu harry kan?" ujar gue heboh. "mana woy mana?!" tanya tisa "itu! Yang lagi main sepeda juga!"  "oiya! Asli itu harry!"  Mau tau kelanjutannya? Maaf kebanyakan skip NO COPY, kay?  -@YoanovaFajarani-

Rabu, 06 Juni 2012

GreysonLoveStory #8

Besoknya, sepi. Tanpa greyson. Untungnya ada Tisa yang setia menemani gue. "eh rin, katanya si cathrine ada murid baru ya dikelas nanti?" ujar Tisa "hah? Cewek apa cowok tis?" tanya gue "mana gue tau liat aja nanti deh"  Tanpa menjawab tisa, gue berangkat sama tisa ke sekolah. Gak sabar, anak barunya kayak gimana ya :s Disekelas, udah pada heboh ngomongun anak baru itu. "eh karin, tisa!" panggil cody "hey co! Anak barunya cewek apa cowok sih?"  tanya gue ke cody "wah gue juga gak tau nih, semoa cewek :p" ujar cody "coooo-_-"  "hehehe" Bel masuk udah bunyi.  Bu ellen, sang guru kimia memasuki kelas dan…………………ANAK BARUNYA COWOK! mati matiii, gue duduk sendiri, cuma gue yang sendiri disini.  "psst, ssstt! Tisa!" panggil gue berbisik sambil nunjuk kebangku bseelah gue "a aw. Tidak bisaa :p"  "kampret lo ah"  Hening!  "ayo, perkenalkan diri kamu" ujar bu ellen. "heya, gue Harry. Harry James Caridion. Gue pindah dari Ontario kesini. Nice to meet you'll" katanya. Awkey, lo dari ontrio—indonesia lo lancar. Good. "silahkan duduk disana!" perintah bu ellen sambil menunjuk bangku di seelah gue.  Bad day. Harry,bangku sebelah gue, bad Mood! Perfect. "hey!" sapanya. Gue gak tertarik ngobrol. Secara fisik, lumayan. But greyson is the best B-) "oh, hey" jawab gue datar. "your name?" tanyanya "karina. Bellanisa Karina Putri"  "okey. Nice to know u"  "ya" jawab gue membalas jabatan tangannya. harry orang yang ramah dan ganteng, gak heran pas istirahat dikerubungkin cewek dan gue lebuh memilih novel.  Pas pulang, sampe rumah gue langsung buka laptop. Nelpon greyson suruh on di skype. 'GREYSON! Miss u so much :('  'okay, miss u too babe. How's your day?' 'new student. Online skype ya grey, aku mau cerita' 'kay' Gue langsung buka skype dan.....  JRENG! Ternyata gryson udah on dari tadi-_- Bellanisa.Putri : Oh grey, kamu udah on dari tadi ya?-_- GreysonMCh : hehe, iya Bellanisa.Putri : webcan please Gue bisa ngeliat muka gryson ngantuk. Wkwk 'kamu baru bangun grey?'  'yup, but i still look handsome rite?'  Okay, lo memang ganteng. 'no. U're ugly grey'  Lol 'heey!' 'oke i'm just kidding' 'how about the new student?' 'his name is Harry. Harry James Caridion' 'ganteng gak?' oh greyson, pertanyaan itu. Hate it-,-  'yes. Temen2 dikelas heboh. Dia duduk sama aku, aku benci itu' 'why? I think u like him' menggoda-_- 'BIG NO! Grey, stop menggodaku' 'awkey, hey karin i need to take a bath' 'oke grey. Bye' Tutup laptop. Tiba2 gue ngeliat poto gue jaman SD bareng dion. tertulis 'Bellanisa Karina Putri' dibawah namaku. Dan 'Harry James Caridion' dibawah foto dion. Eh, what? Harry james Caridion?! HARRY IS DION?! Hah beneran? Tunggu kelanjutan part -nya :D