Senin, 01 Agustus 2011

serba salah part 2



setelah sampai disana ...
"nanda" sapa rani.
"hey!" ucapku bersemangat.
"ada yg mau kita omongin" ekspresi rani langsung berubah menjadi serius.
"apa?" tanyaku.
"sebenernya..."
"sebenernya apa?" tanyaku.
"sebenernya morgan suka sama lo nand!" jawab andin.
"apa?!" teriakku.
"iya nand"
aku menundukkan kepala dan menunjukkan wajah sedih.
"lo kenapa?" tanya rani.
"gue barusan jadian sm ilham" ucapku.
"apa?!" teriak mereka berdua histeris.
"iya gue gaktau klo kejadiannya bakal kayak gini" ucapku sambil terus menahan tangis.
"ini bercanda kan nan? lo bohong kan?"
"gue serius ran.."
"yaampun nan"
"gue nyesel ran, seharusnya tadi gue gak nerima ilham" ucapku terisak.
"jalanin aja apa yg ada didepan mata lo! gue tau suatu saat ada keajaiban yg dateng untuk ngebuat lo jd lebih bahagia" ucap rani mencoba menghiburku.
"makasih" ujarku sambil terus menahan tangis.
"lo mau gue anter kemana?" tanya rani.
"pulang, kerumah. mama pasti udah nunggu gue" ujarku sekenanya.

setelah sampai dirumah...
"ma, nanda pulang" ucapku.
"halo sayang, bagaimana konsernya?" tanya mama.
"ya begitulah, seperti biasa" jawabku.
lalu aku berjalan menyusuri tangga.
"kenapa nasib gue kayak gini sih?" tanyaku pada diri sendiri.
zrtt.. zrtt..
"huh, sms dari siapa sih?" gerutuku.
dan aku langsung membuka sms tersebut.
"nan, ini aku ilham. besok kamu aku jemput ya?"
lalu akupun membalasnya:
"mau kemana? ilham tau alamat rumah nanda?"
lalu ilham membalas:
"rahasia, iya aku tau"
lalu akupun membalas:
"tau dari siapa?"
ilham membalas lagi:
"dari rani hehe"
akupun menjawabnya:
"ohehe, nanda tidur dulu ya"
ilham membalas:
"iya, tidur yg nyenyak ya. have a nice dream sayang"
aku membalas:
"you too"
"semoga besok gak terjadi sesuatu yg aneh-aneh" ujarku dalam hati.

keesokan harinya...
"ilham mana ya?" tanyaku.
tin.. tin..
akupun langsung naik ke mobil.
"kita mau kemana?" tanyaku.
"liat aja nanti" jawabnya sambil tersenyum nakal.

setelah sampai...
"hey, semua ini pacar baru gue!" teriak ilham yg sedang menggamit lenganku.
morgan yg sedang minum jd tersedak karena melihatku.
aku takut, aku takut bertemu dengan seseorang yg sangat aku sukai, yg sangat aku kagumi oh, tuhan bantulah akuu...
"gak salah orang?" tanya morgan.
"enggak dong" kata ilham dengan penuh semangat.
"cantik ham.." cetus reza.
"oh iya dong" ujar ilham.
aku tak mau hari ini menjadi bertambah buruk, kuatkan aku tuhaaan...
"aku tinggal bentar ya" kata ilham.
"iya" ujarku.
lalu aku duduk disamping morgan.
"baca novel apa kak?" tanyaku mencairkan suasana.
"liat aja judulnya" jawabnya. ya tuhan sikapnya dingin sekali kepadaku.
"udah sarapan kak?" tanyaku.
"bisa diem gak sih?" tanyanya.
semua mata terarah pada kami.
aku tak tau apa yg harus kulakukan, aku berlari keluar dan ilham pun mengejarku.
"nand, mau kemana?" tanyanya.
"aku mau pulang! jangan ajak aku kesini lagi!" jawabku.
aku tak tau apa yg harus kulakukan aku terus berlari sampai dipersimpangan jalan aku menemukan taksi.
aku berharap besok peristiwa seperti ini tak akan terjadi lagi...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar